Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Rabu, 27 Juni 2012

Waled Ajak Tokoh Masyarakat dan LSM Awasi Pembangunan Infrastruktur Desa

Aceh Utara – Tgk Muhammad,  anggota DPRK Aceh Utara  yang akrab disapa Waled, mengajak tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat dan pengawas lainnya  untuk pro-aktif mengawasi  pembangunan infrastruktrur di desa-desa dalam wilayah Aceh Utara. Pengawasan ini bertujuan untuk menghindari pembangunan infrastruktuk berkualitas rendah oleh kontraktor nakal.

“Banyak pembangunan infrastruktur yang baru dibangun sudah hancur kembali, ini akibat lemahnya pengawasan. Makanya saya ajak tokoh masyarakat dan LSM untuk mengawasi berbagai pembangunan yang terserap dari dana APBK Aceh Utara lewat plot dana aspirasi dewan, harus benar-benar bermanfaat untuk masyarakat desa,” ujar Waled saat mengunjungi salah satu pembangunan baru  lening saluran pembuang di Desa Ulee Tano, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara yang bersumber dari dana aspirasi dirinya, Rabu (27/6).

Menurut politikus Partai Aceh ini, pentingnya pengawasan langsung dari sejumlah elemen masyarakat  terhadap pengunaan uang rakyat untuk menghindari terjadinya penyimpangan yang bermuara pada tidak efektifnya penyerapan dana yang dirasakan masyarakat, baik fungsi, manfaat maupun pengunaannya.

Oleh karena itu menurut Waled, plot dana aspirasi dirinya sebagai satu-satunya anggota DPRK Aceh Utara dari PA di dapil 3 Kecamatan Tanah Pasir harus benar-benar terserap untuk kepentingan masyarakat  Kecamatan Tanah Pasir, sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan diwilayah Kecamatan tersebut. ”Untuk mengecek pengerjaannya, saya turun langsung ke lokasi pembangunan di beberapa proyek  yang diusulkan masyarakat, karena saya tidak mau plot dana melalui aspirasi saya adanya penyimpangan dalam realisasinya,” sebut Waled.

Disamping itu juga kata Waled, dirinya sebagai wakil rakyat dari masyarakat Tanah pasir tetap pro aktif memperjuangkan dan menggali beberapa sumber dana baik yang berasal dari APBK, Otsus migas maupun beberapa sumber lainnya, untuk peruntukan membangun Kecamatan Tanah Pasir. Misalnya sumber dana berasal dari Otsus migas 2012, Kecamatan Tanah Pasir mendapat kucuran sebesar 4,8 Milyar.

Realisasi dana tersebut kata Walet, sebagian besar terserap untuk pembangunan infrastruktur desa, diantaranya pembangunan lening saluran desa Alue Grib, pembangunan Hotmix halaman Kapolsek dan Koramil, pekerasan jalan Keutapang – Kuala keoreto, dan lening pembawa di Desa Mee Merbo.

“Selagi saya masih di dewan,  akan terus saya perjuangkan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat di Tanah Pasir.” pungkasnya. (Almasyari)

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Blogger Gadgets