Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Autocad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Autocad. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

1. Membuat dinding 3D

Untuk bisa mengikuti semua tuntunan perintah di bawah ini dibutuhkan penguasaan gambar AutoCAD 2D (dua dimensi) terlebih dahulu dan sedikit pemahaman gambar 3D.

I. Membuat dinding 3D

Teknik membuat dinding 3D ini ada beberapa cara, untuk materi blog ini saya usahakan yang paling gampang dan cepat dipahami.

1. Buatlah terlebih dahulu As Rumah dan Kolom seperti gambar dibawah ini, dan lengkapi dengan layer-nya.

r3d-2r3d-3

2. Buatlah sebuah layer baru dengan nama “Dinding 3D“, dan aktifkan layer tersebut.

r3d-4

3. Dengan perintah rectangle buat kotak-kotak dinding (boleh tumpang tindih) dari ujung kolom ke ujung kolom lain.

buat-dinding

3. Kemudian matikan layer “as rumah” dan “kolom“, yang aktif hanya layer “dinding3d”.

r3d-5
4. Aktifkan toolbar untuk membantu melihat objek 3D dengan cara pilih menu “View ==> Toolbars” pilih/aktifkan “View” dan “Shade” lalu “Close”.

r3d-6

4. Klik icon “SW Isometric View”   untuk melihat bentuk denah dari penglihatan 3D

r3d-7

5. Ketik “extrude” atau “ext” dan tekan tombol “enter”, sorot semua objek gambar diatas, lalu tekan enter, ketik 350 sebagai ketinggian rumah lalu enter 2x.

extrude-dinding

6. Ketik HIDE atau klik icon “Hidden” atau silakan coba icon2 lain untuk lebih memahami.

shade1

7. Ketik “Union”  lalu enter, kemudian sorot/pilih semua objek dinding3d kemudian enter. UNION digunakan untuk menggabungkan semua objek-objek 3D menjadi satu kesatuan.

union

lanjut….

1. Membuat dinding 3D

Untuk bisa mengikuti semua tuntunan perintah di bawah ini dibutuhkan penguasaan gambar AutoCAD 2D (dua dimensi) terlebih dahulu dan sedikit pemahaman gambar 3D.

I. Membuat dinding 3D

Teknik membuat dinding 3D ini ada beberapa cara, untuk materi blog ini saya usahakan yang paling gampang dan cepat dipahami.

1. Buatlah terlebih dahulu As Rumah dan Kolom seperti gambar dibawah ini, dan lengkapi dengan layer-nya.

r3d-2r3d-3

2. Buatlah sebuah layer baru dengan nama “Dinding 3D“, dan aktifkan layer tersebut.

r3d-4

3. Dengan perintah rectangle buat kotak-kotak dinding (boleh tumpang tindih) dari ujung kolom ke ujung kolom lain.

buat-dinding

3. Kemudian matikan layer “as rumah” dan “kolom“, yang aktif hanya layer “dinding3d”.

r3d-5
4. Aktifkan toolbar untuk membantu melihat objek 3D dengan cara pilih menu “View ==> Toolbars” pilih/aktifkan “View” dan “Shade” lalu “Close”.

r3d-6

4. Klik icon “SW Isometric View”   untuk melihat bentuk denah dari penglihatan 3D

r3d-7

5. Ketik “extrude” atau “ext” dan tekan tombol “enter”, sorot semua objek gambar diatas, lalu tekan enter, ketik 350 sebagai ketinggian rumah lalu enter 2x.

extrude-dinding

6. Ketik HIDE atau klik icon “Hidden” atau silakan coba icon2 lain untuk lebih memahami.

shade1

7. Ketik “Union”  lalu enter, kemudian sorot/pilih semua objek dinding3d kemudian enter. UNION digunakan untuk menggabungkan semua objek-objek 3D menjadi satu kesatuan.

union

lanjut….

TIPS AUTOCAD: SKALA PLOT / PRINT PADA TAB MODEL

SKALA PLOT / PRINT PADA TAB MODEL





 
Banyak dari mereka yang menggunakan autoCAD masih bingung bagaimana mencetak atau memplot gambar yang sudah selesai dikerjakan pada kertas gambar ukuran A4, A3, atau ukuran kertas yang lain. Hal ini disebabkan gambar yang dicetak harus memiliki skala tertentu khususnya untuk gambar-gambar teknik. Beda jika gambar itu hanya untuk presentasi atau untuk melihat hasil sementara saja, maka tidak perlu menyesuaikan skala gambar.
Bagi mereka yang pernah kursus ataupun belajar sendiri, pada waktu pertama kali menggambar pasti diberitahukan bahwa menggambar di AutoCAD sebaiknya menggunakan ukuran yang sebenarnya / yang asli. Ini dimaksudkan agar kita lebih mudah dan lebih cepat dalam menggambar dibandingkan cara manual. Bisa saja kita menggambar di AutoCAD dengan cara memasukkan ukuran yang dihitung skalanya seperti cara manual, namun ini tidak efektif terlebih pada skala gambar yang bukan kelipatan 10 seperti 1:25, 1:75, dan sebagainya. Nanti pada saat akan mencetak gambar, barulah ditentukan perbandingan skala yang sesuai dengan kertas dan kebutuhan tampilan gambar.
Misalnya ukuran objek 30 x 30 cm, maka pada AutoCAD digambar juga dengan ukuran 30 x 30, ukuran panjang ruang 3 meter maka digambar harus dijadikan satuan centimeter yaitu 300 cm. Artinya di sini kita harus konsisten dalam menggunakan satuan ukuran karena autoCAD pada dasarnya tidak berpatokan pada satuan tertentu. Garis yang panjangnya 1 unit (dibaca: yunit) bisa dianggap 1 meter, 1 cm, atau bahkan 1 km oleh penggambar, tergantung dari konteks gambar secara keseluruhan dimana ukuran garis yang lain juga dihitung dalam satuan yang sama berdasarkan ukuran objek yang sebenarnya.
Permasalahannya kita tidak mungkin mencetak gambar yang ukurannya 1 meter di kertas A3 yang ukurannya hanya 0,42 m x 0,297 m. Untuk itu gambar harus dicetak dengan perbandingan atau skala tertentu yang standar seperti 1:100, 1:50, atau 1:200, dimana skala yang dipilih harus bisa menampilkan seluruh gambar yang dipilih pada kertas. Sekedar mengingatkan bahwa skala 1: 100 artinya 1 cm di kertas mewakili 100 cm atau 1 meter ukuran objek yang sebenarnya.
Untuk keperluan cetak-mencetak ini AutoCAD sudah menyediakan jendela atau tab khususnya yaitu tab Layout yaitu dengan mengklik di samping tab Model. Namun pada postingan kali ini saya hanya akan membahas bagaimana cara mencetak gambar langsung pada tab model saja. Jika ada kesempatan, pada postingan berikutnya nanti akan saya bahas lebih lanjut bagaimana mencetak gambar dari tab layout.
Adapun langkah-langkah untuk mencetak gambar pada autoCAD langsung dari tab model adalah sebagai berikut:
1.      Buatlah ukuran kertas (A3 / A4 / F4, dll) berupa kotak (sebagai batas kertas) dengan perintah rectangle  dengan ukuran sesuai dengan satuan yang digunakan pada gambar. Misalnya Anda menggunakan meter maka gambarlah kertas dengan satuan meter. Contoh kertas A3 digambar dengan ukuran 0.42 x 0.297 dalam satuan meter atau sesuaikan dengan ukuran kertas yang anda pakai (A1 / A4 / F4, dll).
2.      tentukan skala gambar yang akan digunakan. Dan jangan lupa sesuaikan posisi kertas, apakah berdiri (potrait) atau rebah (landscape). Caranya dengan memutar kotak kertas 90° dengan perintah rotate .
3.      jika anda akan mencetak gambar menggunakan skala 1:100 maka perbesarlah kotak kertas (ukuran asal) dengan perintah scale  sebesar 100 kali. Jika skala 1 : 50 perbesarlah 50 kali, demikian seterusnya.
4.      aturlah gambar dalam batas kertas dan sesuaikan ukuran teks, dimensinya, serta skala arsiran. Ingat jangan sampai gambar melewati batas kertas. Jika gambar tidak muat dalam batas kertas berarti Anda harus mencari skala yang sesuai dan ulangi langkah no. 3.
5.      untuk mencetak gambar bisa dimulai dengan perintah plot . Kemudian akan tampil kotak dialog seperti gambar di bawah ini:

6.      dalam kotak dialog di atas sebelum kita memplot ada beberapa hal yang perlu disetting. Pada bagian printer/plotter pilihlah jenis printer yang anda pakai dan sudah dihidupkan. Pada paper size carilah ukuran kertas yang dipakai. Pada plot area (what to plot) pilihlah window dan klik ujung kiri atas dan ujung kanan bawah batas kertas pada tab model. Pada plot scale di sini saya mengambil contoh skala 1 : 100 artinya 1 cm atau 10 mm mewakili 1 unit atau 1 meter (jika meter dijadikan satuan gambar pada tab model). AutoCAD menggunakan satuan mm atau inchi untuk ukuran kertas. Jadi skala pada pengaturan di kotak dialog tidak mengikuti perbandingan skala yang tertulis pada judul gambar tapi harus menyesuaikan dengan satuan ukuran gambar yang kita pakai.
7.      berikutnya adalah memilih portrait atau landscape pada drawing orientation. Agar pengaturan ini bisa dipakai lagi untuk mencetak gambar yang lain klik kotak centang save changes to layout pada plot option. Oh iya, kita bisa juga melakukan pengaturan seperti gambar kotak dialog di atas melalui perintah pagesetup.

 contoh area kertas gambar ukuran A3

NB: kotak warna merah merupakan batas tepi kertas dan tidak akan terlihat pada hasil cetakan karena kotak ini bisa kita taruh pada layer tersendiri yang sudah diatur agar tidak tercetak.

Demikianlah tips dari saya bagaimana mencetak gambar pada autoCAD langsung dari tab model. Namun kekurangannya adalah jika kita ingin mencetak beberapa gambar yang berbeda skalanya dalam satu kertas agak repot jika langsung dari tab model ini. Karena salah satu gambar harus di-scale agar sesuai dengan skala gambar yang lain, namun ukuran dimensi gambar yang di-scale tadi berubah dan tidak mencerminkan ukuran yang sebenarnya. Untuk mengakalinya, sebelum di-scale kita dapat meng-explode gambar tersebut sehingga tampilan ukuran dimensinya tidak berubah waktu di-scale.

TIPS AUTOCAD: SKALA PLOT / PRINT PADA TAB MODEL

SKALA PLOT / PRINT PADA TAB MODEL





 
Banyak dari mereka yang menggunakan autoCAD masih bingung bagaimana mencetak atau memplot gambar yang sudah selesai dikerjakan pada kertas gambar ukuran A4, A3, atau ukuran kertas yang lain. Hal ini disebabkan gambar yang dicetak harus memiliki skala tertentu khususnya untuk gambar-gambar teknik. Beda jika gambar itu hanya untuk presentasi atau untuk melihat hasil sementara saja, maka tidak perlu menyesuaikan skala gambar.
Bagi mereka yang pernah kursus ataupun belajar sendiri, pada waktu pertama kali menggambar pasti diberitahukan bahwa menggambar di AutoCAD sebaiknya menggunakan ukuran yang sebenarnya / yang asli. Ini dimaksudkan agar kita lebih mudah dan lebih cepat dalam menggambar dibandingkan cara manual. Bisa saja kita menggambar di AutoCAD dengan cara memasukkan ukuran yang dihitung skalanya seperti cara manual, namun ini tidak efektif terlebih pada skala gambar yang bukan kelipatan 10 seperti 1:25, 1:75, dan sebagainya. Nanti pada saat akan mencetak gambar, barulah ditentukan perbandingan skala yang sesuai dengan kertas dan kebutuhan tampilan gambar.
Misalnya ukuran objek 30 x 30 cm, maka pada AutoCAD digambar juga dengan ukuran 30 x 30, ukuran panjang ruang 3 meter maka digambar harus dijadikan satuan centimeter yaitu 300 cm. Artinya di sini kita harus konsisten dalam menggunakan satuan ukuran karena autoCAD pada dasarnya tidak berpatokan pada satuan tertentu. Garis yang panjangnya 1 unit (dibaca: yunit) bisa dianggap 1 meter, 1 cm, atau bahkan 1 km oleh penggambar, tergantung dari konteks gambar secara keseluruhan dimana ukuran garis yang lain juga dihitung dalam satuan yang sama berdasarkan ukuran objek yang sebenarnya.
Permasalahannya kita tidak mungkin mencetak gambar yang ukurannya 1 meter di kertas A3 yang ukurannya hanya 0,42 m x 0,297 m. Untuk itu gambar harus dicetak dengan perbandingan atau skala tertentu yang standar seperti 1:100, 1:50, atau 1:200, dimana skala yang dipilih harus bisa menampilkan seluruh gambar yang dipilih pada kertas. Sekedar mengingatkan bahwa skala 1: 100 artinya 1 cm di kertas mewakili 100 cm atau 1 meter ukuran objek yang sebenarnya.
Untuk keperluan cetak-mencetak ini AutoCAD sudah menyediakan jendela atau tab khususnya yaitu tab Layout yaitu dengan mengklik di samping tab Model. Namun pada postingan kali ini saya hanya akan membahas bagaimana cara mencetak gambar langsung pada tab model saja. Jika ada kesempatan, pada postingan berikutnya nanti akan saya bahas lebih lanjut bagaimana mencetak gambar dari tab layout.
Adapun langkah-langkah untuk mencetak gambar pada autoCAD langsung dari tab model adalah sebagai berikut:
1.      Buatlah ukuran kertas (A3 / A4 / F4, dll) berupa kotak (sebagai batas kertas) dengan perintah rectangle  dengan ukuran sesuai dengan satuan yang digunakan pada gambar. Misalnya Anda menggunakan meter maka gambarlah kertas dengan satuan meter. Contoh kertas A3 digambar dengan ukuran 0.42 x 0.297 dalam satuan meter atau sesuaikan dengan ukuran kertas yang anda pakai (A1 / A4 / F4, dll).
2.      tentukan skala gambar yang akan digunakan. Dan jangan lupa sesuaikan posisi kertas, apakah berdiri (potrait) atau rebah (landscape). Caranya dengan memutar kotak kertas 90° dengan perintah rotate .
3.      jika anda akan mencetak gambar menggunakan skala 1:100 maka perbesarlah kotak kertas (ukuran asal) dengan perintah scale  sebesar 100 kali. Jika skala 1 : 50 perbesarlah 50 kali, demikian seterusnya.
4.      aturlah gambar dalam batas kertas dan sesuaikan ukuran teks, dimensinya, serta skala arsiran. Ingat jangan sampai gambar melewati batas kertas. Jika gambar tidak muat dalam batas kertas berarti Anda harus mencari skala yang sesuai dan ulangi langkah no. 3.
5.      untuk mencetak gambar bisa dimulai dengan perintah plot . Kemudian akan tampil kotak dialog seperti gambar di bawah ini:

6.      dalam kotak dialog di atas sebelum kita memplot ada beberapa hal yang perlu disetting. Pada bagian printer/plotter pilihlah jenis printer yang anda pakai dan sudah dihidupkan. Pada paper size carilah ukuran kertas yang dipakai. Pada plot area (what to plot) pilihlah window dan klik ujung kiri atas dan ujung kanan bawah batas kertas pada tab model. Pada plot scale di sini saya mengambil contoh skala 1 : 100 artinya 1 cm atau 10 mm mewakili 1 unit atau 1 meter (jika meter dijadikan satuan gambar pada tab model). AutoCAD menggunakan satuan mm atau inchi untuk ukuran kertas. Jadi skala pada pengaturan di kotak dialog tidak mengikuti perbandingan skala yang tertulis pada judul gambar tapi harus menyesuaikan dengan satuan ukuran gambar yang kita pakai.
7.      berikutnya adalah memilih portrait atau landscape pada drawing orientation. Agar pengaturan ini bisa dipakai lagi untuk mencetak gambar yang lain klik kotak centang save changes to layout pada plot option. Oh iya, kita bisa juga melakukan pengaturan seperti gambar kotak dialog di atas melalui perintah pagesetup.

 contoh area kertas gambar ukuran A3

NB: kotak warna merah merupakan batas tepi kertas dan tidak akan terlihat pada hasil cetakan karena kotak ini bisa kita taruh pada layer tersendiri yang sudah diatur agar tidak tercetak.

Demikianlah tips dari saya bagaimana mencetak gambar pada autoCAD langsung dari tab model. Namun kekurangannya adalah jika kita ingin mencetak beberapa gambar yang berbeda skalanya dalam satu kertas agak repot jika langsung dari tab model ini. Karena salah satu gambar harus di-scale agar sesuai dengan skala gambar yang lain, namun ukuran dimensi gambar yang di-scale tadi berubah dan tidak mencerminkan ukuran yang sebenarnya. Untuk mengakalinya, sebelum di-scale kita dapat meng-explode gambar tersebut sehingga tampilan ukuran dimensinya tidak berubah waktu di-scale.

Gambar Tampak Depan Dengan Autocad

Gambar tampak adalah gambar proyeksi dari gambar denah yang telah kita buat.

1. Buat layer baru dengan nama “Tampak Depan“

2. Aktifkan atau matikan layer sesuai kebutuhan, lihat gambar dibawah ini:

tampak-11

3. Buat beberapa garis vertikal dengan Construction LIne terhadap ujung-ujung dari Atap Rumah dan dinding.

3.a. Klik icon Construction Line => ketik huruf “V” (vertical) => Enter => klik pada beberapa ujung gambar => akhiri dg Enter

tampak-111

klik gambar ini untuk liat animasi

4. buat sebuah garis Horizontal imaginer (anda perkirakan saja) dengan LINE seperti gambar dibawah ini:

tampak-2

garis ini diasumsikan sebagai garis lantai elevasi ± 0.00

5. OFFSET garis lantai diatas sejauh 350 cm (asumsi tinggi dinding rumah 3.5 meter)

tampak-12

6. TRIM garis dibawah lantai dan diatas batas dinding, seperti gambar dibawah ini:

tampak-22

7. klik icon CONSTRUCTION LINE => ketik huruf “A” (angle) => Enter => 30 => Enter =>klik ujung atap,

kemudian klik icon CONSTRUCTION LINE => ketik huruf “A” (angle) => Enter => -30 => Enter =>klik ujung atap

tampak-31

angka 30 tersebut berarti kemiringan atap 30 derajat.

tampak-32

8. TRIM dan ERASE garis yang tidak perlu, seperti gambar dibawah ini;

tampak-41

9. dg garis bantu LINE (garis warna merah) buat garis atap yang lain.

tampak-51

Jangan lupa hapus garis bantu tadi, gambar atap selesai.

10. dg garis bantu LINE atau Construction Line (tergantung mana suka), buat garis untuk Jendela Kamar.

tampak-61

11. TRIM sebatas garis dinding

tampak-71

12. OFFSET garis lantai ke arah atas sejauh 50 cm dan 200 cm.

tampak-81

13. TRIM seperlunya (lihat gambar)

tampak-91

14. lengkapi dan rapikan garis-garis jendela

jendela-2tampak-101

15. Setelah itu silahkan berkreasi dan berimajinasi mempercantik tampilan jendela, dapat dilengkapi dengan ventilasi kotak seperti gambar dibawah ini.

jendela-3tampak-1111

16. Coba anda ulangi langkah-langkah diatas (no. 10 – 15), bantu dengan kreasi imajinasi yang baik untuk mempercantik tampak depan rumah, dapat juga melihat contoh dibawah ini.

tampak-1211

klik gambar ini untuk liat lebih jelas

tampak-13

17.  jangan lupa tambah arsiran untuk atap (type AR-RSHKE)

tampak-14

selamat berkreasi :)

Gambar Tampak Depan Dengan Autocad

Gambar tampak adalah gambar proyeksi dari gambar denah yang telah kita buat.

1. Buat layer baru dengan nama “Tampak Depan“

2. Aktifkan atau matikan layer sesuai kebutuhan, lihat gambar dibawah ini:

tampak-11

3. Buat beberapa garis vertikal dengan Construction LIne terhadap ujung-ujung dari Atap Rumah dan dinding.

3.a. Klik icon Construction Line => ketik huruf “V” (vertical) => Enter => klik pada beberapa ujung gambar => akhiri dg Enter

tampak-111

klik gambar ini untuk liat animasi

4. buat sebuah garis Horizontal imaginer (anda perkirakan saja) dengan LINE seperti gambar dibawah ini:

tampak-2

garis ini diasumsikan sebagai garis lantai elevasi ± 0.00

5. OFFSET garis lantai diatas sejauh 350 cm (asumsi tinggi dinding rumah 3.5 meter)

tampak-12

6. TRIM garis dibawah lantai dan diatas batas dinding, seperti gambar dibawah ini:

tampak-22

7. klik icon CONSTRUCTION LINE => ketik huruf “A” (angle) => Enter => 30 => Enter =>klik ujung atap,

kemudian klik icon CONSTRUCTION LINE => ketik huruf “A” (angle) => Enter => -30 => Enter =>klik ujung atap

tampak-31

angka 30 tersebut berarti kemiringan atap 30 derajat.

tampak-32

8. TRIM dan ERASE garis yang tidak perlu, seperti gambar dibawah ini;

tampak-41

9. dg garis bantu LINE (garis warna merah) buat garis atap yang lain.

tampak-51

Jangan lupa hapus garis bantu tadi, gambar atap selesai.

10. dg garis bantu LINE atau Construction Line (tergantung mana suka), buat garis untuk Jendela Kamar.

tampak-61

11. TRIM sebatas garis dinding

tampak-71

12. OFFSET garis lantai ke arah atas sejauh 50 cm dan 200 cm.

tampak-81

13. TRIM seperlunya (lihat gambar)

tampak-91

14. lengkapi dan rapikan garis-garis jendela

jendela-2tampak-101

15. Setelah itu silahkan berkreasi dan berimajinasi mempercantik tampilan jendela, dapat dilengkapi dengan ventilasi kotak seperti gambar dibawah ini.

jendela-3tampak-1111

16. Coba anda ulangi langkah-langkah diatas (no. 10 – 15), bantu dengan kreasi imajinasi yang baik untuk mempercantik tampak depan rumah, dapat juga melihat contoh dibawah ini.

tampak-1211

klik gambar ini untuk liat lebih jelas

tampak-13

17.  jangan lupa tambah arsiran untuk atap (type AR-RSHKE)

tampak-14

selamat berkreasi :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Blogger Gadgets